Untuk tetap memupuk komitmen terhadap nilai-nilai Kementerian
Keuangan di kalangan pegawai DJP, salah satu caranya adalah dengan dilakukannya
penandatanganan pakta integritas setiap tahun. Penandatangan Pakta Integritas
tahun 2015 ini telah dilaksanakan KPP Pratama Bojonegoro. Tampak berikut ini
adalah dokumentasinya.
Showing posts with label Deklarasi DJP Bersih. Show all posts
Showing posts with label Deklarasi DJP Bersih. Show all posts
Friday, January 23, 2015
Monday, November 24, 2014
Isi Komitmen Bersama
Isi Komitmen Bersama Pegawai KPP Pratama Bojonegoro
Untuk mewujudkan visi dan misi secara maksimal, kami berkomitmen :
Bekerja tanpa diawasi
Bertanggung jawab tanpa diminta
Disiplin tanpa dipaksa
Peduli tanpa disuruh
Friday, October 31, 2014
Sumpah Pemuda, 28 Oktober
Pertama:
Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah air Indonesia.
Kedoea:
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga:
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Wednesday, October 15, 2014
Thursday, August 28, 2014
SYAIR LAGU : Jinggle Pajak
SEIRING DENGAN HENTAK GERAKNYA WAKTU
INDONESIAKU KIAN MENAPAK MAJU
BEKERJA DAN BERKARYA MEMBANGUN NEGERI
MENUJU MASA DEPAN DENGAN LANGKAH PASTI
BERPERANLAH SERTA MEMAJUKAN NEGARA
MEMBAYAR PAJAK BUKTI PEDULI PADA
SESAMA
SELALU KUBANGGA JADI WARGA YANG
BERGUNA
MENATAP INDONESIAKU JAYA SELAMANYA
Friday, August 22, 2014
SYAIR LAGU : Membayar Pajak
Ciptaan : Bono
MARI KITA LIHAT DI SEKITAR
KITA
BETAPA INDAH BUMI INDONESIA
JANGANLAH LUPA ‘TUK SELALU
BERSYUKUR
PADA TUHAN ATAS NIKMATNYA
Wednesday, August 20, 2014
Berita Foto : Formasi D J P
DJP, Semangatnya tidak mudah luntur. Semangat DJP !
D - Dedikasi yang optimal
J - Jujur dalam mengemban amanah
P - Pantang menyerah
Syair Lagu Pajak : KINI KUTAHU
Kini Kutahu Pajak
Dari Kita Untuk Kita
Agar Kita Sejahtera
Kini Kutahu Mengapa
Dirimu Selalu Taat
Baktikan Pajakmu Demi
Negara
Thursday, August 14, 2014
KOMITMEN
Suatu janji
untuk mewujudkan DJP bersih bukanlah hal yang ringan. Karena hal tersebut membutuhkan
komitmen dari seluruh pegawai dan pemangku kepentingan. Sebagaimana nilai yang
telah ditanamkan yang mengindikasikan perilaku jujur dan amanah. Jujur untuk
menjaga martabat organisasi dan pegawai DJP. Dan terpercaya karena memiliki
sangka baik dan saling menghormati.
Thursday, July 17, 2014
Berita Foto
Tampak Kepala KPP Pratama Bojonegoro, Bapak Rachmawan, bersama para pejabat eleson IV dalam deklarasi "DJP Bersih di Tangan Kita"
Monday, June 9, 2014
Cakti Buddhi Bhakti
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memiliki lambang atau logo yang dipergunakan sebagai simbol internal, yaitu : CAKTI BUDDHI BHAKTI. Ini diambil dari Bahasa
Sansekerta yang berarti dengan segala kekuatan,
tenaga, dan pikiran dan dengan budi yang luhur, kami berbakti kepada negara.
Sedangkan arti secara keseluruhan adalah :
DJP sebagai aparatur Negara
Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila mempunyai tugas dalam bidang
Perpajakan dan dalam melaksanakan fungsinya memungut dan memasukkan pajak ke
dalam Kas Negara berusaha dengan segala daya upaya agar fungsi pajak, baik budgeter maupun mengatur, dapat terlaksana
sebaik-baiknya berdasarkan Tridharma Pemajakan dengan memperhatikan tingkat
conyunctuur guna mencapai masyarakat adil dan maknur, materiil dan spirituil,
sesuai dengan tujuan Undang-Undang Dasar 1945.
Diskripsi logo dimaksud adalah sebagai
berikut :
1. Perisai berbentuk segi lima,
melukiskan Negara Pancasila Republik
Indonesia.
2. Sayap berkembang yang berbulu lima menunjukkan kemegahan
Negara, sebagai pendorong para pegawai Direktorat Jenderal Pajak menjalankan
tugasnya dengan bertujuan memelihara tetap berkembangnya sayap Negara.
3. Bejana emas melambangkan tempat pengumpulan uang negara.
4. Libra dengan Padi dan Kapas :
Ø
Libra
melukiskan keadilan.
Ø Padi tujuh
belas butir dan delapan kelompok bunga kapas melukiskan cita-cita kemakmuran
Negara.
5. Tiga gelombang melukiskan bahwa DJP dalam melaksanakan tugasnya berdasarkan Tridharma
Pemajakan. Gelombang diartikan bahwa fiskus mengatur dan memperlunak conyunctuur.
Tridharma
Pemajakan yaitu:
1. meliputi seluruh subjek pajak;
2. objek pajak yang semestinya;
3.
tepat pada
waktunya.
Puisi Tentang Pajak
KAMI
BANGGA BAYAR PAJAK
Kami
anak Indonesia, Bangga Bayar Pajak
Kami
bukan pahlawan kemerdekaan
Kami
warga dengan segenap pengorbanan
Berkorban
untuk membangun Negara
Pajak,
kau adalah kebanggaanku
kau
bagian dari perjalanan sejarah bangsaku
Sumbangsihmu
yang tanpa henti
Telah
membangun dan mesejahterakan negeri
Sebarkan
kasih dan pelayananmu ke seluruh negeri
Jangan
setengah-setengah
Terjang
semua hambatan ini
Demi
kesinambungan pembangunan
Pajakku,,aku
akan selalu dibelakangmu
Menjadi
pejuang-pejuangmu
Menjadi
lebah seperit filosofimu
Tuk
selalu setia dan taat membayar pajakku
Demi
Negaraku, Bangsaku, keluargaku
Apa
kata dunia
Aku
dan kawan-kawanku
Selalu
taat BAYAR PAJAK
KPP PRATAMA BOJONEGORO MENUJU ZONA INTEGRITAS WBK/WBBM
Untuk
menciptakan Indonesia Bebas Korupsi berbagai langkah telah dilakukan, salah
satunya adalah dengan memberikan predikat Wilayah Bebas Korupsi kepada sejumlah
Kementerian/Lembaga Negara dan Pemerintah Daerah.
Berdasarkan Peraturan Menteri PAN
dan RB Nomor 60 Tahun 2012 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas menuju
Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
(WBBK), sebagai salah satu unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan, pada
tahun 2014 KPP Pratama Bojonegoro diusulkan untuk mendapat predikat Wilayah
Bebas dari Korupsi / Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM).
Dengan pendampingan dari Tim Sekretariat
Jenderal Kementerian Keuangan RI, Setjen DJP (organta) dan KITSDA KP DJP, serta
Tim dari Kanwil DJP Jawa Timur II, KPP Pratama melakukan berbagai persiapan dengan
melaksanakan 20 Program Pencegahan Korupsi (indikator proses) dan 8 Indikator Hasil.
Untuk kelancaran program tersebut, Kepala KPP Pratama Bojonegoro membentuk Tim Program
Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan
mengeluarkan Keputusan Nomor KEP-617/WPJ.24/KP.05/2014 tanggal 10 Maret 2014.
Kerja Tim dimulai, seluruh dokumen
yang diperlukan dicetak, dikumpulkan dan didiskusikan bersama. Selain itu beberapa
hal atau kegiatan yang belum dilaksanakan berdasarkan indikator yang dinilai,
KPP Pratama Bojonegoro harus melaksanakan hal tersebut sampai dengan batas
waktu penilaian.
Kepala KPP Pratama Bojonegoro, Bapak
Rachmawan, terlibat langsung pada penyiapan indikator-indikator yang dinilai, sehingga
semangat kami pun tetap terpacu. Indikator Proses yang harus dipenuhi adalah
sebagai berikut :
1.
Penandatanganan Dokumen Pakta Integritas
2.
Pemenuhan Kewajiban LHKPN
3.
Pemenuhan Akuntabilitas Kinerja
4.
Pemenuhan Kewajiban Laporan Keuangan
5.
Penerapan Kebijakan Disiplin PNS
6.
Penerapan Kode Etik Khusus
7.
Penerapan Kebijakan Pelayanan Publik
8.
Penerapan Whistle Blower System Tindak Pidana
Korupsi
9.
Pengendalian Gratifikasi
10. Penanganan
Benturan Kepentingan (conflict of interest)
11. Kegiatan
Pendidikan/Pembinaan dan Promosi Anti Korupsi
12. Pelaksanaan
saran perbaikan yang diberikan oleh BPK/KPK/APIP
13. Kebijakan
Purna Tugas
14. Pelaporan
Transaksi keuangan yang tidak wajar oleh PPATK
15. Promosi
Jabatan secara terbuka
16. Rekruitmen
scara terbuka
17. Mekanisme
Pengaduan Masyarakat
18. E-Procurement
19. Pengukuran
kinerja Individu, dan
20. Keterbukaan
Informasi Publik
Sedangkan 8 (delapan) Indikator Proses sebagai berikut :
Setelah
melakukan berbagai persiapan selama hampir 2 (dua) minggu, saat penilaian pun tiba,
tepat di hari Rabu tanggal 21 Mei 2014, Tim Penilai Internal dari Itjen dan
Setjen Kemenkeu dan Tim dari KPP Pratama Bojonegoro berkumpul di Ruang Rapat.
Acara tersebut dibuka oleh Kepala
KPP Pratama Bojonegoro, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tim KPP
Pratama Bojonegoro telah berusaha secara maksimal melengkapi dokumen yang
diperlukan untuk memenuhi indikator-indikator proses maupun hasil.
Tim Penilai Itjen Kemenkeu yang
dipimpin oleh Bapak Wahyu, menyampaikan bahwa mereka mengapresiasi usaha
teman-teman di KPP Pratama Bojonegoro hingga semua indikator bisa terpenuhi.
Detik-detik menjelang pengumuman hasil penilaian (tampak pada gambar).
Setelah
melakukan penilaian dengan pemeriksaan dan penelitian dokumen, nilai Indikator Proses
adalah sebesar 97% (dari
batas minimal nilai adalah 75%). Sedangkan untuk Indikator Hasil diperoleh nilai
sebagai berikut :
Dengan pencapaian nilai tersebut KPP
Pratama Bojonegoro dinyatakan memadai untuk diusulkan sebagai salah satu
institusi yang berpredikat WBK / WBBM, namun untuk mendapatkan predikat tersebut
kerja keras Tim KPP Pratama Bojonegoro tidak berhenti sampai disini, karena
masih ada penilaian yang akan dilakukan oleh pihak eksternal yaitu tim dari
Kemenpan & RB, Ombudsmen RI dan KPK.
Tetap Semangat ! tugas belum selesai mari
kita tuntaskah langkah.
KPP Pratama Bojonegoro menuju Wilayah
Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK / WBBM).
Subscribe to:
Posts (Atom)




.jpg)














