Powered by Blogger.

Search This Blog

Monday, May 12, 2014

Sosialiasi Bendaharawan

Tidak dapat dipungkiri bahwa peran serta para bendaharawan sangatlah penting bagi penerimaan di bidang perpajakan. Pada tanggal 13 Februari 2014, para Bendahara Pengeluaran APBD di Bojonegoro beruntung mendapat sosialisasi langsung dari Kepala KPP Pratama Bojonegoro, Bapak Rachmawan. 

Tema sosialisasi pada kesempatan tersebut berkenaan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 64/PMK.05/2013 tentang Mekanisme Pengawasan terhadap Pemotongan / Pemungutan dan Penyetoran Pajak yang Dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran Satuan Kerja Perangkat Daerah / Kuasa Bendahara Umum Daerah.

Kunjungan dari Sahabat Kojib

Dalam rangka pembelajaran anak didik di luar sekolah secara lintas sektoral dan untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang perpajakan dari usia dini, pada tanggal 27 Februari 2014 KPP Pratama Bojonegoro mendapat kunjungan dari Sahabat Kojib : KB/TKIT Mutiara Hati, Kalitidu, Bojonegoro. 

Kuliner Khas Jonegoroan

Jika Anda berkunjung ke Bojonegoro, jangan lupa nikmati kuliner khasnya. Berikut ini adalah beberapa kuliner khas Jonegoroan. Selamat menikmati.

1. Sayur Asem-Asem
Perpaduan daging sapi dan tomat serasa segar di lidah dan membuat ketagihan. Cocok dimakan siang hari supaya menambah semangat dalam bekerja. Sayur ini sering pula dijumpai dalam acara hajatan sebagai hidangan untuk para tamu undangan

Friday, May 9, 2014

Sukses



Kesuksesan seseorang di zaman sekarang ini banyak dinilai dari berapa penghasilan dan status seseorang di mata masyarakat. Seringkali kesuksesan hanya diukur dengan perhitungan matematis yang cenderung mengedepankan masalah materi dan kekayaan di dunia, padahal bisa jadi seseorang tersebut di hadapan Allah dinilai sebaliknya, yaitu sebagai orang yang gagal dan terbuai dengan godaan dunia. Padahal jelas bahwa sesuatu bermula dari yang sedikit. Baru kemudian dikatakan banyak jika secara kuantitas bertambah. Mengapa mesti gagal dan tergoda?


Dan bahkan terjadi di masyarakat bahwa seseorang dinilai karena keturunannya. Berapa banyak jumlah anaknya ? Yang demikian dikatakan sukses. Terlebih lagi jika anak keturanan dan saudara kerabatnya banyak dan semuanya telah mandiri. Padahal jelas bahwa Allah telah mengingatkan dalam Al-Qur’an betapa pentingnya menjaga hubungan silaturrahim antar sesama lebih utama dari sekedar jumlah yang banyak. Ingatlah bahwa penjagaan atau pengawasan dari Allah adalah sesuatu yang pasti.

Pameran Pelayanan Publik di Kecamatan Tambakrejo



Semangat melayani masyarakat tercermin betul dari para petugas KPP Pratama Bojonegoro akan informasi dan seluk-beluk perpajakan. Dari materi pengajuan NPWP, pengisian SPT dengan e-Filing, sampai konsultasi tentang tata cara pengisian SPT yang benar banyak ditanyakan para pengunjung pameran. Pameran pelayanan publik kali ini hadir di Kecamatan Tambakrejo, tepatnya di lapangan Desa Bakalan. Pameran diselenggarakan pada tanggal 6 s.d. 7 Mei 2014.


Stand Pameran KPP Pratama Bojonegoro saat ditinjau oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Bapak Setyo Hartono


Wednesday, May 7, 2014

Sosialisasi efiling di Kodim Bojonegoro



Kewajiban di bidang perpajakan menjadi kesadaran setiap wajib pajak. Peran dominan dari dana pajak yang dikumpulkan terbukti telah menyokong tegaknya negara tercinta, Indonesia. Dan ilmu pengetahuan baru tentang perpajakan akan dapat mengukur secara kualitatif tingkat kesadaran wajib pajak.

Nilai-Nilai Kementerian Keuangan


Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 33 Tahun 2009

pendaftaran wajib pajak.pdf

Tuesday, May 6, 2014

Pameran Pelayanan Publik 2014 di Kecamatan Gayam

Bertempat di Lapangan Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Selasa 29 April 2014, KPP Pratama Bojonegoro ikut serta dalam Pameran Pelayanan Publik yang diadakan oleh Pemkab Bojonegoro bekerja sama dengan 34 instansi lain di Kabupaten Bojonegoro. Gelar pameran Pelayanan Publik ini dilaksanakan selama 2 hari. Dibuka dengan acara seremonial berupa pembukaan oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto, yang dilanjutkan dengan acara hiburan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Bojonegoro, Jajaran Forpimda, Seluruh Kepala SKPD Bojonegoro, Muspika Gayam serta Kepala Desa se Kecamatan Gayam. Tak ketinggalan puluhan masyarakat wilayah Blok Cepu dan berbagai sekolah sekitar kawasan Migas. Di sela-sela acara, Bupati meninjau setiap stand yang berperan serta dalam pameran tersebut

Saat ditinjau Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Berada di stand No. 18, bersebelahan dengan Perum Jasaraharja dan Dinas Kebersihan Pemkab Bojonegoro, KPP Pratama Bojonegoro mengusung tema “Dengan Kerja Nyata Kita Wujudkan Pelayanan Publik Yang Akuntabel dan Berkualitas Untuk Kesejahteraan Masyarakat”

Pendirian Masjid Al Hidayah KPP Pratama Bojonegoro

Pembinaan ruhani dan mental pegawai untuk mendukung kinerja pegawai sangatlah diperlukan. Sarananya tidak lepas dari suatu tempat ibadah yang nyaman. Masjid Al-Hidayah KPP Pratama Bojonegoro dibangun atas swadaya dari para pegawai KPP Pratama Bojonegoro. Mereka dengan ikhlas menyumbang secara bulanan, sedikit demi sedikit, tahap demi tahap sampai selesainya pembangunan. Meskipun ukurannya tidak besar, tapi sudah cukup untuk menampung jama’ah Sholat Jum’at. 
Berikut ini adalah momen-momen penting yang berkaitan dengannya :
Jum’at, 8 Juni 2012 M / 18 Rajab 1433 H, pembentukan panitia pembangunan masjid.
Rabu, 27 Juni 2012 Tim Pengukuran Arah Kiblat dari Kemenag Kab. Bojonegoro telah melakukan pengukuran. Hasil pengukuran tersebut kemudian dituangkan dalam Piagam Pengesahan dari Badan Hisab Rukyat Kankemenag Kab. Bojonegoro nomor : Kd.13’22/HK.03.02/028/2012 tanggal 28 Juni 2012 dengan arah kiblat pada : 



Penyusutan Fiskal


Penyusutan atas aktiva tetap secara fiscal dikenal ada dua metode, yaitu metode garis lurus dan metode saldo menurun. Metode garis lurus membagi secara rata dalam setiap periode penyusutan, beda halnya dengan metode saldo menurun. Dalam metode saldo menurun penyusutan aktiva tetap dilakukan dalam jumlah besar di awal periode dan seterusnya menurun sesuai nilai sisa buku aktiva dimaksud.
Sebagai panduan ringkas, dalam Pasal 11 UU PPh diketahui hal-hal sebagai berikut :










Contoh penggunaan metode garis lurus:
Sebuah gedung yang harga perolehannya Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan masa manfaatnya 20 (dua puluh) tahun, penyusutannya setiap tahun adalah sebesar Rp 50.000.000,00 ( = Rp 1.000.000.000,00 : 20).

 

Followers

About

About

KPP Pratama Bojonegoro Jl Teuku Umar No 17 Bojonegoro